Site Overlay

Penjelasan Kombes Yusri soal Polisi Tangkap 4 Orang di Markas GPII

jpnn. com , JAKARTA – Jajaran Polda Metro Jaya menangkap empat orang pada markas Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Jakarta Pusat pada Selasa (13/10) malam.

Menurut Besar Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, ada penggentar yang kabur ke markas GPII ketika polisi berupaya membubarkan kawula.

“Pada masa sudah bubar semua massa, molek itu perusuh, terjadi di wilayah Menteng ada pembakaran ban dan juga penutupan jalan yang dilakukan oleh sekelompok orang, ” ungkap Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (14/10).

Mantan Kapolres Tanjungpinang itu menambahkan, semula polisi telah mengimbau para pedemo segera mengentikan gerak laku pembakaran ban dan pemblokiran ustaz.

Namun, para pedemo tidak mengindahkan imbaun petugas. Akhirnya, polisi melakukan tindakan tegas secara mencoba memukul mundur massa.

“Mereka melarikan diri ke dalam satu gang. Ada yang macam-macam sekitar 300 sampai 400 orang itu melarikan diri makin masuk ke dalam GPII serta di situ dilakukan penangkapan 4 orang, ” kata Yusri.

Lantas, apakah yang ditangkap itu aktivis GPII? Yusri tidak memberikan jawaban pasti.

Baca Juga:

“Saya tak bilang bukan tapi masih didalami, karena lari ke dalam danau dan dikejar oleh petugas di dalam saat itu,, ” pungkas Yusri. (mcr3/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?