Site Overlay

PDPI: Covid-19 Bukan Konspirasi

jpnn. com , JAKARTA kepala Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyoroti pertumbuhan kasus  Covid-19 yang makin meluas.

PDPI menilai, masyarakat tak boleh menganggap remeh kasus Covid-19.  

“Covid-19 bukan konspirasi, mengecualikan nyata. Oleh karena itu (masyarakat) jangan anggap remeh, ” logat Ketua Umum PDPI,   DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR dalam petunjuk tertulis, Rabu (9/9).

Menurut PDPI, Covid-19 adalah musuh yang nyata dan harus dihadapi bersama.

Buat itulah, mereka mengajak masyarakat buat bersama melindungi diri sendiri serta orang lain.

Tidak hanya itu, PDPI juga menyilakan kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah untuk mengurangi penularan gigi Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan tubuh.

“Lakukan protokol 3 M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara tetap dengan air mengalir dan bubuk atau hand sanitizer yang sudah ditetapkan di mana saja & kapan saja, ” tutur Agus.

Baca Selalu:

PDPI juga mengimbau agar bangsa selalu menjalankan pola hidup segar untuk meningkatkan sistem imunitas awak.

Pola tumbuh sehat yang dimaksud yakni makan-makanan bergizi, istirahat teratur, olah badan teratur, menghindari stres, dan tak merokok.

“Senantiasa mengikuti informasi yang diberikan pemerintah, ” ujar Agus.

Baca Juga:

PDPI serupa menyarankan agar masyarakat tetap menanggung tenaga kesehatan di semua level fasilitas kesehatan.  

Masyarakat juga diwanti-wanti untuk mengetahui konsekuensi risiko hukum apabila itu melanggar UU Wabah Penyakit Menular dan UU Kekarantinaan Kesehatan.

“Tetap kontrol untuk penyakit-penyakit rutin (seperti asma, PPOK, tuberkulosis, kanker paru dll) ke sinse paru di fasilitas layanan kesehatan dengan tetap melaksanakan protocol kesehatan tubuh, ” pungkas Agus. (mcr4/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru: