Site Overlay

Menlu Apresiasi Pelayanan Prima Beban Cukai dalam Proses Importasi Vaksin Covid-19

jpnn. com , JAKARTA – Pemerintah terus berupaya untuk mencegah peningkatan penyebaran varian baru virus Covid-19, terus berlanjut maka saat ini.

Menteri Luar Daerah Retno Marsudi mengapresiasi karakter Bea Cukai Soekarno-Hatta di memfasilitasi masuknya vaksin Covid-19 AstraZeneca, sebanyak 1. 389. 600 dosis, pada Sabtu (8/5).

Menurutnya, vaksin diterbangkan memakai maskapai penerbangan Qatar Airways QR-0956, dan tiba pada Indonesia pukul 08. 15 WIB.

Baca Juga:

Vaksin dikemas ke dalam 10 Wooden Pallett, dan langsung dibawa ke gudang Rush Handling untuk dilakukan penyelesaian kepabeanan berupa penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik sebab petugas Bea Cukai.

Retno menyampaikan kedatangan vaksin AstraZeneca kesempatan ini merupakan fase kedua batch ketiga jalur multilateral. Pada hari Kamis 6 Mei 2021, impor vaskin fase pertama sebanyak 55. 300 dosis sudah diterima. Jadi total vaksin batch ketiga sebanyak 1. 444. 900 dosis.

“Impor vaksin AstraZeneca dengan melalui jalur multilateral sejak Covax Facility, merupakan tujuan keberhasilan diplomasi pemerintah Nusantara dengan pihak internasional. Kepada Bea Cukai yang tetap memberikan pelayanan, serta institusi lain yang terlibat saya sangat mengapresiasi, ” imbuhnya.

Mengucapkan Juga:

Menteri Sungguh Negeri juga mengimbau klub untuk turut mendukung kalender vaksinasi yang sedang gencar dijalankan pemerintah dengan selalu waspada dan mematuhi aturan kesehatan.

Direktur Jenderal Bea Cukai Askolani mengungkapkan vaksin AstraZeneca diimpor oleh Direktorat Tata Kelola Obat Publik serta Perbekalan Kesehatan, Kementerian Kesehatan tubuh.