Site Overlay

KPU Izinkan Tim Kampanye Hadiri Pikiran Kandidat, Ini Batasannya

jpnn. com , JAKARTA kacau Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Dewa Kade Wiarsa Raka menyatakan bahwa pihaknya memberlakukan protokol kesehatan yang ketat saat metode debat kandidat pada Pilkada Sekaligus 2020.

Protokol kesehatan tersebut mencakup pembatasan jumlah orang dengan hadir ke lokasi debat pengikut.

Regulasi tersebut tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan Pada Kondisi Bencana Nonalam Covid-19. Kaidah baru itu merevisi PKPU Bagian 6 Tahun 2020 tentang kejadian sama.

Baca Juga:

Raka menjelaskan, cuma pasangan kandidat yang diperkenankan tampil ke lokasi debat. Syahdan, diskusi juga hanya dihadiri empat karakter tim kampanye kandidat tanpa pembantu.

“Hanya dihadiri oleh pasangan calon dan 4 orang tim kampanye paslon, ” ujar Raka dalam diskusi dengan virtual di Jakarta, Jumat (2/10).

KPU serupa mengatur pihak lain yang diperkenankan hadir dalam debat tersebut yaitu perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam jumlah terbatas. Bawaslu tertib tingkat pusat, provinsi ataupun kabupaten/kota hanya diizinkan mengirim dua karakter perwakilan untuk menghadiri debat kandidat.

Baca Pula:

“KPU tingkat provinsi atau KPU kabupaten kota dapat menghadirkan undangan dalam jumlah terbatas, ” kata dia.

KPU juga mewajibkan pihak-pihak yang diizinkan menghadiri debat kandidat menerapkan adat kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan.