Site Overlay

Kebijaksanaan Gastronomi ala Bung Karno Berhasil Menunjukkan Citra Bangsa

jpnn. com , JAKARTA kepala Selama ini rakyat Nusantara sangat mengenal Bung Karno sebagai tokoh politik & pergerakan yang tangguh maka seorang inspirator yang mempunyai jiwa seni tinggi.

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Bung Karno adalah seorang presiden Indonesia yang memiliki kepedulian dan kepekaan dengan besar terhadap ragam sasaran Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Wiliam Wongso, seorang spesialis kuliner senior pada Talkshow & Musik “Bung Karno Series” yang digelar oleh Badan Kebudayaan Nasional Was-was (BKNP) PDI Perjuangan, pada Jumat (18/

Baca Juga:

“Bung Karno adalah tunggal presiden Indonesia yang memiliki kepekaan rasa dan perhatian yang besar terhadap kuliner daerah di Indonesia. Makin sebelum 1967 (tahun terbitnya buku Mustika Rasa) Bung Karno sudah mulai menyelenggarakan diplomasi gastronomi dan melalui kuliner sebagai pemersatu warga, dari makanan kita tau siapa anda yang berarti makanan menggambarkan citra kaum, ” ungkap Wiliam.

Sebagai kepala Indonesia yang pertama, Bung Karno sadar betul kepada kekayaan makanan daerah sehingga menggunakan makananan sebagai identitas bangsa dalam berbagai pertemuan internasional seperti saat pelakasanaan Konferensi Asia Afrika (KAA).

Pada acara tersebut Bung Karno bahkan ikut memantau dengan langsung proses pembuatan makanan oleh juru masak dan ikut memberikan masukan terhadap makanan yang akan di sajikan.

Baca Juga:

Satu diantara menu hidangan dalam program tersebut adalah sate mandung dan dengan rasa bangga Bung Karno memperkenalkan hidangan khas nusantara kepada tamu-tamu dari negara lain dengan turut hadir dalam konferensi tersebut.

Ibarat kata diplomasi dibangun tidak hanya melalui stan, tetapi  juga efektif dilakukan di meja makan, ataupun disebut sebagai diplomasi gastronomi dengan menyuguhkan makanan istimewa nusantara.