Site Overlay

Kapolda Mutasi Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Ternyata Ini Alasannya

jpnn. com , SURABAYA awut-awutan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta menerbitkan Surat Telegram bernomor ST/885/V/KEP/2021 di dalam Selasa (11/5).

Salah satu bagian di Polrestabes Surabaya dimutasi usai kasus penggerebekan lima anggota Satresnarkoba oleh Paminal Mabes Polri atas sangkaan penyelahgunaan narkotika.  

Polisi tersebut ialah Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian. Namun, mutasi itu dilakukan bukan karena kasus penyalahgunaan narkotika melainkan penyegaran organisasi Polri.  

“Mutasi itu biasa dalam awak organisasi Polri, untuk penyegaran, prinsipnya, ” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, Sabtu (15/5).  

Gatot mengatakan AKBP Memo dimutasi menjadi Analis Kebijaksanaan Muda Bidang Gading SPN Polda Jatim. Sedangkan posisinya sebagai Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya digantikan Kompol Daniel Somanonasa.  

“Kompol Daniel sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat I Direktorat Narkoba Polda Jatim, ” ujar Gatot.  

Gatot menambahkan posisi Daniel saat itu digantikan Kompol Jazuli Dani Irawan yang sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditreskoba Polda Jatim.  

Tidak hanya Memo, empat bagian Satresnarkoba Polrestabes Surabaya serupa dimutasi. “Ada lima dengan dimutasi dari jajaran Polda Jatim. pungkasnya.  

Sebagaimana diketahui, Bagian Propam Mabes Polri dan Bidang Propam Polda Jatim menangkap delapan orang tengah berpesta narkotika di suatu hotel di Surabaya di Kamis (19/4).

Lima di antaranya ialah anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya. Sementara tiga yang lain warga sipil.  

Dari lima bagian polisi yang terlibat  perjamuan sabu, tiga di antaranya perwira. Mereka ialah Iptu EJ, Iptu RS, Aipda AP, Brigadir S, & Brigadir IS. Adapun masyarakat sipil yang ikut ditangkap JC, D, IS.  

Dari penangkapan itu, ditemukan sabu 27, 4 gram, delapan biji pil happy five, serta satu butir pil ekstasi. ( mcr12/jpnn

Baca Juga: