Site Overlay

Istimewa Warga Bandung: Tak Pakai Kedok, Wajib Bayar Denda

jpnn. com , BANDUNG berantakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Bandung mulai menerapkan denda administratif terhadap warga dengan tak memakai masker di zona publik.

Denda dengan diterapkan bagi pelanggar di kala Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) adalah sebesar Rp 100. 000. Petunjuk ini berlaku mulai Kamis, enam Agustus 2020.

Sejak dikeluarkannya Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 43 Tahun 2020 pada 30 Juli lalu, pemkot dan satpol PP setempat sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tercatat membagikan masker secara gratis.

Baca Juga:

Waktu sosialisasi selama satu bulan dianggap cukup untuk penerapan saksi dengan bertahap. Sesuai dengan Perwal 43/2020 ada tiga tingkatan sanksi dengan akan diberikan mulai dari sanksi ringan, sedang hingga berat.

“Di dalam Perwal ada sanksi ringan berupa tercatat hingga teguran. Sanksi sedang ada jaminan identitas, seperti KTP atau identitas lain. Nah terakhir tersebut pengenaan sanksi administrasi paling luhur Rp 100. 000, ” tutur Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi.

Selain denda tak pakai masker di area publik, Perwal 43/2020 serupa berlaku untuk sektor lainnya yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Giat usaha tersebut kan diatur Rp 150. 000 paling besar. Namun, untuk kegiatan usaha yang agak besar itu sampai Rp 500. 000, ” sambung  Rasdian.

Baca Juga:

Sementara itu, pada tingkat nasional, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Lembaga Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Inpres yang diteken Jokowi di dalam 4 Agustus 2020 itu menyusun soal sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.