Site Overlay

Dewas KPK Pastikan Tolak Mobil Jawatan Baru, Tumpak: Kami tidak Tahu, Usulan dari Mana Itu?

jpnn. com , JAKARTA – Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean memastikan pihaknya bakal menolak fasilitas mobil dinas.

Hal itu disampaikan menyusul adanya usulan mobil dinas untuk pimpinan, Dewas KPK dan penguasa struktural antikorupsi.

Makin mengenai usulan itu telah disetujui Komisi III DPR RI.

“Kami Dewas punya sikap menolak pemberian mobil dinas tersebut, ” ungkap Tumpak saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/10).  

Lebih lanjut, Tumpak melahirkan sikpanya menolak mobil dinas buat Dewas.

Sebab, logat dia Dewas telah mendapat tunjangan transportasi. Menurutnya, tunjangan itu telah cukup bagi Dewas.

“Berdasarkan Perpres tentang penghasilan Dewas, sudah ada diberikan tunjangan pemindahan. Sudah cukuplah itu. Begitu aksi kami, ” kata Tumpak.

Lebih jauh, Tumpak mengaku tidak tahu-menahu soal usulan penganggaran mobil dinas.

Sikapnya tetap tegas akan menolak proposal itu.

“Kalau saya dari Dewas tidak pernah menganjurkan diadakan mobil dinas bagi Dewas. Kami tidak tahu usulan sebab mana itu, ” ujarnya.

Bahkan, Tumpak mengaku penolakan terhadap fasilitas mobil dinas tidak pertama kali. Dia bersama pimpinan KPK Jilid I lainnya juga menolak mobil dinas saat tersebut.  

Sikap sebangun juga ditunjukkan pimpinan KPK jilid selanjutnya. Artinya, pimpinan KPK jilid V akan menjadi pimpinan prima yang menerima fasilitas mobil biro.

BACA JUGA:   Terdapat Miliki Senpi Ilegal, Adik Rahim Anggota Dewan Ini Melawan masa Ditangkap Petugas

“Kalau tanya pengalaman saya dulu periode pimpinan KPK jilid pertama saya juga menolak pemberian mobil jawatan. Saya lihat pimpinan-pimpinan setelahnya selalu sama. Jadi kalau lah tersebut benar (anggaran mobil dinas) gres kali inilah pimpinan diberi mobil dinas, ” pungkas Ketua Dewas Komisi Antirasuah itu. (mcr3/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Alternatif Redaksi ini:

Baca Juga: