Site Overlay

Bersirkulasi Gambar WS-Gus Hans, Bikin Kacau Surabaya

jpnn. com , SURABAYA – Beredar gambar pasangan Whisnu Sakti Buana (WS) dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) di berbagai media baik menjelang Pilkada Kota  Surabaya 2020.

Pengamat politik asal Universitas Wijaya Putra Dr Dwi Prasetyo menilai bermunculannya gambar bagian WS-Gus Hans penuh risiko.

“Pasti (berisiko), pokok Gus Hans berasal dari Golkar dan di sisi lain Golkar sudah mendukung Machfud Arifin (mantan Kapolda Jatim), ” ujar Dwi Prasetyo menanggapi viralnya gambar Whisnu Sakti Buana-Gus Hans di berbagai media sosial, Jumat (10/7).

Baca Juga:

Pada gambar tersebut, Whisnu memakai baju putih, sementara Gus Hans berbaju koko ungu dan berlatar tulisan “Surabaya Rumah Nasionalis yang Religius”.

Meski tak ada tulisan sebagai calon wali kota dan calon wakil pemangku kota Surabaya di Pilkada 9 Desember 2020, otomatis terbangun tanggapan keduanya bakal maju sebagai bagian.

Di bagian lain, Partai Golkar disebutnya tidak mempunyai alasan kuat untuk beringsut atau mencabut dukungan dari Machfud Arifin, sebab sudah masuk di dalam koalisi besar.

Baca Juga:

Yang pasti, logat dia, pengurus atau kader yang partainya sudah mendukung calon terbatas maka secara etika politik tak baik bila berbeda dengan kecendekiaan politik induk partainya.

“Tanpa Golkar, Gus Hans tidak akan mendapat tiket maju Pilkada bersama Whisnu Sakti Buana. Terlebih nama Gus Hans telah diusulkan Golkar untuk jadi pendamping Machfud Arifin, ” ucapnya.